Sekali Layar Terkembang Surut Kita Berpantang...

Rabu, 07 Juli 2010

Misteri Euforia Anggaran Rakyat dibalik Penghargaan Adipura.

Satuan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Satma PP) Kota Pekanbaru menggelar dialog dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pekanbaru, Jumat pekan lalu di Kantor Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pekanbaru. Dalam kesempatan itu, Ketua Satma PP Kota Pekanbaru Ronald Akhyar dan rombongan disambut oleh Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pekanbaru Syahrizal Bakar dan Sekretaris Asrul Budu.

Dalam kesempatan itu Ronald menyampaikan bahwa penerapan peraturan daerah (perda) tentang kebersihan dirasakan kurang maksimal di Kota Pekanbaru, terutama dalam hal penerapan sanksinya. Untuk itu, Ronald mengharap Pemerintah Kota (Pemko) lebih intensif menyosialisasikan kepada masyarakat soal kebersihan Kota Pekanbaru. Sebab, kebersihan tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemko saja, melainkan tanggung jawab bersama. "Jadikan perolehan Piala Adipura menjadi semangat bagi masyarakat di Kota Pekanbaru untuk selalu menjaga kebersihan Kota dan mendukung program pemerintah dalam menjaga kebersihan di Kota Pekanbaru Seharusnya perolehan Adipura dapat meningkatkan budaya hidup bersih di Kota Pekanbaru," ucap Ronald Akhyar.

Dengan tingginya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan Kota Pekanbaru, ujar Ronald, maka Pemko seharusnya tidak perlu lagi menyerap tenaga kebersihan yang begitu banyak untuk membersihkan sampah-sampah masyarakat yang dibuang sembarangan setiap harinya. "Kalau budaya hidup bersih sudah tinggi di tengah-tengah masyarakat, maka dapat menghemat APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, red) kita," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pekanbaru Syahrizal Bakar mempunyai harapan yang besar pada kelembagaan Satma PP Kota Pekanbaru. "Anda mahasiswa dan pemuda generasi yang akan datang ini. Anda yang akan menjadi pewarisnya," ucap Syahrizal Bakar berterima kasih kepada Satma PP Kota Pekanbaru
Perda hanya sebatas kamuflase pembenaran kebijakan pemerintah, Penerapan Perda tidak Maksimal....

Sumber:  Riau mandiri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar